Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

22 Pantun Menyambut Ramadhan, Penuh Haru dan Makna Mendalam

Fiksi/Sastera/Pantun

 

Ramadhan adalah bulan paling dinanti-nantikan oleh umat Muslim. Sebab, kehadirannya membawa suasana khas, berbeda dengan bulan-bulan  lainnya. 

Untuk menyambutnya (Ramadhan), berbagai tradisi unik muncul  ke permuaan. Salah satunya saling menyampaikan ucapan selamat berpuasa kepada kaum kerabat dan sahabat. Baik di dunia nyata maupun dunia maya.

Dalam momen tersebut para konten reator suka berkreasi melalui tulisan bertema Ramadhan.  Mulai menuliskan kata-kata bijak, puisi, kartu2 dan stiker cantik,   sampai ke berbagai jenis pantun yang penuh haru dan makna mendalam, kemudian di sebarkan ke berbagai medsos. 

Khusus pantun,  banyak pula yang malas menulisnya dengan berbagai alasan.  Tapi ... tenang! Ada solusinya. Nenek Celotehnur54 membagikan 22 pantun yang bisa kalian gunakan sebagai acuan. Selamat menikmati.

Pantun Menyambut Ramadhan, Penuh Haru dan  Makna Mendalam

Simpan  pakaian dalam lemari
Jauhkan dari tempat makanan
Ramadhan tinggal hitungan hari
Bulan spesial penuh keampunan

Pamanku bekerja dan tinggal di Irak
Pulang-pulang udah pakai syurban
Marhaban ya Ramadhan mubaraq
Kutunggu hadirmu di ujung Sya'ban

Tunaikan haji di negeri Mekah
Nginap di hotel sebelahan kampus
Tingkatkan ibadah banyak sedekah
Semoga dosa lama jadi terhapus

Beli kelapa di warung Pak Manan
Untuk memasak daging kurban
Salam Jumpa hai puasa Ramadhan
Kurindukan dirimu sebelas bulan 

Tinggi-tinggi gunung Kerinci
Tampak dari jendela rumah
Marhaban ya Ramadhan suci
Bulan berkah ribuan hikmah

14 Agustus hari pramuka
Pakai seragam warna coklat
Ramadan pintu  syurga dibuka
Pintu neraka ditutup rapat

Naik perahu di Sungai Kampar
Hendak pergi ke dusun terpencil
Puasa tak hanya berhaus lapar
Momen indah kenang masa kecil

Berikan anakmu suri teladan
Tak perlu terlalu banyak arahan
Selamat datang ya  Ramadhan
Mohon maaf semua kesalahan

Sekali lima tahun ada pemilu
Banyak baliho dekat belokan
Beduk dipukul bertalu-talu
Menu tersaji di meja makan

Anak buaya mati terdampar
Bangkainya tergolek di dataran
Puasa bukan hanya berhaus lapar
Menguji iman melatih kejujuran

Layang-layang bermain di buih
Terbang berkawan waktu zuhur
Lenkapi puasa dengan tarawih
Jangan pernah lewatkan sahur

Pantun Menyambut Ramadhan Penuh Haru dan  Makna Mendalam


Waktu kerja sayangi badan
Istirahatlah sekali seminggu
Selamat datang hai Ramadhan
Dirimu selalu kutunggu-tunggu

Pak Tani menanam kentang
Untuk memperbaki ekonomi
Sebelum bulan puasa datang
Mari kita bersilaturahmi

Bapakku berlangganan koran
Pagi2 diantar oleh Mas Sarla
Rindu hadirmu hai Ramadhan
Momen spesial meraih pahala

Bengkulu dijuluki bumi Raflesia
Negerinya elok bak putri remaja
Adalah senja yang paling bahagia
Melihat makanan tertata di meja

Hapus rasa dendam dan benci
Salat dua rakaat di malam hari
Marhaban ya Ramadhan suci
Jagalah hati jangan kau kotori

Setiap  orang punya prinsip
Tak boleh dia dipaksa-paksa
Jauhkan lidah dari bergosip
Agar sempurna pahala puasa 

Habis Senin beganti Selasa
Kamis Ibuku bikin ketupat
Sungguh indah bulan puasa
Pahala diganda berkali lipat

Siswa berseragam pramuka
Pak Gurunya pakai kemeja
Menetes  liur nuggu berbuka
Melihat kolak tersaji di mejaa

Habis hujan air sungai keruh
Solusinya mandi air telaga
Amalkan puasa sebulan penuh
Bersihkan jiwa sehatkan raga 

Tunaikan haji di kota Makkah
Prosesnya panjang penuh cerita
Marhaban ya Ramadhan baraqah
Terukir rindu pada bunda tercinta

Banyak barang numpuk di gudang
Mau dikirim ke pasar Dabosingkep
Maafkan mata yang salah pandang
Maafkan lidah yang salah cakap

Demikian 22 Pantun Menyambut Ramadhan ini ditulis untuk dibagikan buat kalian. Semoga bermanfaat. 

Baca juga 

*****

Panulis,
Hj. NURSINI RAIS
Kerinci, Jambi

Sumber Ilustrasi: Dokumentasi Pribadi



Posting Komentar untuk "22 Pantun Menyambut Ramadhan, Penuh Haru dan Makna Mendalam"